Berenang, Memanah dan Berkuda Merupakan Sunnah Rasulullah

By | March 14, 2017

Olahraga merupakan salah satu cara yang dilakukan manusia tak hanya untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, tetapi juga menyehatkan tubuh. Olahraga sepakbola misalnya, jenis permainan yang konon berasal dari Inggris ini sangat digemari oleh masyarakat dunia dan bahkan kini menjadi ladang bisnis juga untuk para pengusaha di luar sana. Namun tahukah Anda bahwa ada sejumlah olahraga yang rupanya merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW? Jenis olahraga tersebut juga cukup popular di kalangan masyarakat yang antara lain adalah berenang, memanah dan berkuda.

Rosulullah tentu saja tak serta merta menjadikan berenang, memanah maupun berkuda merupakan sunnahnya jika tak ada alasan di balik itu semua. Dan berikut beberapa manfaat luar biasa dari olahraga yang disarankan oleh Rosulullah:

  1. Berenang Sama dengan Belajar prinsip Kehidupan

Olahraga yang satu ini menuntut seluruh tubuh bergerak terutama mengatur pernafasan. Semakin baik seseorang belajar mengatur pernafasannya, maka akan semakin lancar suplai oksigen ke otak yang membuat kerja otak bertambah maksimal. Tak hanya itu saja, sebuah prinsip dari kehidupan juga bisa didapatkan dari olahraga berenang. Pasalnya untuk tak tenggelam, orang perlu terus berenang dan tak boleh berdiam diri, begitupun dengan hidup yang terus berjalan perlu sebuah gerakan dari setiap individu untuk mampu bertahan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

  1. Memanah Mempertahankan Diri dari Musuh

Keterampilan memanah di zaman dulu sangat dianjurkan oleh kaum Muslimin apalagi ketika mereka sedang berada di medan pertempuran. Pasalnya memanah tak hanya membuat mereka sanggup bertahan dari musuh, namun juga terampil menguasai senjata. Dalam sebuah Hadist, Nabi bahkan pernah bersabda “Kekuatan itu adalah memanah”. Akan tetapi Rosulullah mengharamkan bagi kaum Muslim untuk menjadikan binatang sebagai sasaran memanah karena hal tersebut justru akan menyamakan mereka dengan kaum jahiliyah.

  1. Berkuda Melatih Jiwa Kepemimpinan

Mungkin jika melihat seseorang yang begitu mahir mengendalikan kuda yang ditungganginya akan terbesit dalam benak kita bahwa olahraga yang satu ini sepertinya mudah. Namun ternyata olahraga ini cukup sulit karena menuntut si penunggang harus pandai mengendalikan sekaligus menjinakkan kuda mereka.  Untuk membuat kuda jinak dan menuruti apa yang dimau, si penunggang tentu harus menyayangi kudanya dengan baik. Begitupun sebaliknya, ketika kita memilih untuk mengasari kuda yang tak mau menurut, mereka justru akan semakin ganas.

Keterampilan berkuda inilah yang rupanya juga bisa diterapkan oleh seseorang yang diberikan amanah untuk memimpin.  Sebagai pemimpin yang baik harus bisa bersikap tegas, adil dan bijaksana serta menyayangi rakyatnya. Karena seperti halnya kuda, rakyat juga bisa marah dan menuntut keadilan jika pemimpinnya culas dan berbuat seenaknya. Namun jika pemimpinnya bijaksana, tegas, dan mengasihi rakyatnya maka rakyat pun akan mencintai pemimpinnya.

Selain itu, keahlian berkuda juga bisa diterapkan ketika mengendarai kendaraan bermotor. Jika kita mengendarinya dengan hati-hati, maka akan sampai tujuan dengan selamat. Sebaliknya jika mengendarai dengan ugal-ugalan apalagi dalam keadaan mabuk, tentu sesuatu yang buruk akan terjadi.

Demikian lah beberapa olahraga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak manfaat maupun pesan yang dapat diambil serta diterapkan dari berenang, berkuda maupun memanah dalam kehidupan sehari-hari. Karena pada dasarnya apapun yang disampaikan oleh Rosulullah adalah baik dan tak akan menyesatkan manusia di dunia. Selain itu baik Allah SWT maupun Rosulullah juga menginginkan umatnya menjadi individu yang kuat dan tak mudah lelah untuk berjuang di jalan-Nya.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *