Manfaat Penting Outbound di Alam Terbuka Bagi Pembelajaran Peserta Didik

By | March 14, 2017

Kata outbound sebenarnya berasal dari dua suku kata dalam bahasa Inggris yaitu, Out dan bounderes yang memiliki arti  keluar dan batas. Sehingga outbound dalam pengertian yang sesungguhnya ialah berarti keluar dari semua rutinitas sehari-hari.

Outbound adalah salah satu bentuk metode pembelajaran modern dengan memanfaatkan keunggulan alam. Hal ini dikarena alam dapat menjadi suatu media pembelajaran yang sangat efektif bagi para peserta didik.

Para pakar psikologi dan pendidikan juga sudah banyak yang menyatakan bahwa outbound ini dapat dijadikan sebagai metode pembelajaran efektif untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan terhadap hasil dari suatu pelatihan. Dengan outbound yang dilakukan di alam terbuka, dalam diri peserta akan terbangun suatu pemahaman pada suatu konsep dan perilaku. Dimana hal tersebut menjadi alasan kenapa dalam Quantum Learning, kegiatan outbound dijadikan sebagai metode andalan dalam kegiatan belajar.

Tujuan Dan Manfaat Outbound Di Alam Terbuka Bagi Pembelajaran

  1. Tujuan metode pembelajaran outbound

 

Sebagai metode pembelajaran outbound dirancang untuk pengembangan diri serta kelompok dengan melalui pembentukan keterbukaan, kebersamaan, toleransi, dan kepekaan terhadap rasa kebutuhan dan harapan pada kelompok/orang lain, dengan melalui pemanfaatan alam sebagai sarana atau media belajar.

 

Hal ini karena, saat mengikuti outbound para peserta tidak hanya dihadapkan dengan tantangan yang memerlukan pemikiran, tetapi juga dihadapkan pada tantangan fisik dan mental. Dimana hal itu  dapat memberi para peserta outbound sebuah pengalaman yang bisa dijadikan bekal bagi diri mereka dalam menghadapi suatu tantangan yang lebih nyata di dalam persaingan di kehidupan yang ada di masyarakat.

 

  1. Manfaat outbound bagi pembelajaran

 

Sisi menarik lain yang dimiliki oleh metode pembelajaran outbound adalah dalam metode ini bentuk penyampaian pembelajaran di sampaikan melalui permainan. Dimana dalam permainan skill, setiap peserta tidak hanya ditantang untuk berpikir cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.

 

Dalam outbound peserta lebih banyak dituntut untuk mengembangkan kemampuan emotional and spiritual quotient (ESQ), disamping intelligent quotient (IQ).

 

Dimana hal itu dapat menumbuhkan serta menciptakan suasana saling memotivasi, mengembangkan kemampuan apresiasi serta kreatifitas dan penghargaan dari sebuah perbedaan, memupuk jiwa kepemimpinan, kemandirian, keberanian, percaya diri, tanggung Jawab, rasa empati, melatih pengendalian diri, semangat kompetisi yang sehat, meningkatkan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi sulit secara cepat dan akurat, serta meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat.

 

Sementara, selain itu kegiatan outbound juga dapat membentuk pola pikir kreatif dan meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual saat berinteraksi yang akan menambah pengalaman hidup para peserta untuk bekal menuju sebuah pendewasaan diri.

 

Pengalaman yang didapatkan selama aktivitas outbound di alam yang terbuka ini biasanya merupakan pengalaman yang baru bagi sebagian besar peserta didik atau anak-anak.

 

Sehingga pengalaman ini pasti akan terekam dan tinggal di dalam pikiran para peserta didik dalam rentang waktu yang sangat lama dan memiliki dampak positif secara psikologis yang diantaranya yaitu dapat menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan pemahaman tentang bagaimana konsep diri, meningkatkan harga diri, meningkatkan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru serta meningkatkan keberanian dalam menguji kemampuan diri.

Pada dasarnya, metode outbound memang dibuat sebagi simulasi kehidupan komplek yang menjadi sederhana, melalui pendekatan yang berdasarkan pengalaman, yang disampaikan dengan kegembiraan karena dilakukan dengan permainan. Oleh karena itu, outbound sangat baik dijadikan sebagai media belajar langsung dari alam.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *